Korprodi Doktor Kajian Budaya FIB Meraih Anugerah Penelitian dengan “Score Sinta” Tertinggi di Unud

`

Kordinator Program Studi Doktor (S3) Kajian Budaya FIB Unud Prof. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., Ph.D., menerima penghargaan Liga Utama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana sebagai peneliti dengan Score Sinta tertinggi dalam tiga tahun terakhir di antara 1897 dosen Unud.

 

Penghargaan tersebut disampaikan Ketua LPPM Unud, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si., dalam acara perayaan puncak Dies Natalis Unud ke-60, Kamis, 29 September 2022, di Kampus Unud Bukit Jimbaran.



 

Pada acara yang disaksikan Rektor Unud, para dekan di lingkungan Unud, dan segenap pimpinan serta civitas akademika, juga diserahkan hadiah kepada sembilan penerima anugerah terbaik lainnya di bidang riset dan publikasi di kalangan dosen Universitas Udayan, seperti penulis artikel terbanyak dan penerbit buku terbanyak.

 

Berdasarkan Score Web Sinta


Penilaian atas peraihan score tertinggi dilaksanakan berdasarkan perhitungan di web SINTA (Science and Technology Index), yaitu lembaga Kemendikbud yang melakukan indeksasi atas jurnal dan aktivitas dosen dalam riset dan publikasi. 

 

Dalam Web Sinta juga terbaca jumlah artikel yang dipublikasikan penulis, baik di jurnal nasional maupun internasional. Sinta juga merekam data publikasi buku dan sitasi.

 

Sampai perhitungan 19 September 2022, Prof. Darma mencatat angkat Score Sinta tertinggi untuk hitungan tiga tahun yaitu 1595 di kalangan dosen Unud yang tercatat di Web Sinta sebanyak 1897 orang.



 


Prof. Darma meraih angka H-index scopus 5 dan untuk Google Scholar H-indeks 24. Score ini tidak sebesar H-index Scopus dan Google Scholar dosen-dosen Unud lainnya, namun yang dihitung untuk anugerah ini adalah total Sinta Score. 

 

Untuk artikel terindeks scopus, Prof. Darma tercatat telah mempublikasikan 22 artikel, baik yang ditulis sendiri maupun sebagai co-author dengan teman dosen atau mahasiswa yang dibimbing.



 

Profil Darma

 

Darma Putra adalah alumni Program Studi Sastra Indonesia tahun 1985 dan mulai menjadi dosen di sini tahun 1986. 

 

Pendidikan pascasarjana untuk master dan doktor linier untuk sastra Indonesia masing-masing ditempuh di University of Sydney (1992-1994) dan University of Queensland (1998-2002), keduanya di Australia.

 

Sejak mahasiswa, dia menekuni jurnalistik dengan pengalaman kerja panjang di Bali Post, majalah Editor, Radio dan TV ABC Australia. Tahun 2004, dia mendapat beasiswa riset selama enam minggu di London Metropolitan University, berkolaborasi dengan Prof. Michael Hitchcock menulis buku Tourism Development and Terrorism in Bali (Ashgate, 2007/ Routledge, 2018).

 

Setelah tamat doktor, Darma menempuh postdoc di University of Queensland (2007-2010), research fellow di KITLV Leiden (2010), The Cross-Cultural Centre Ascona Swiss (2012), University of Melbourne (2015). Maret 2018, dia menjadi dosen tamu di University of Glasgow; dan Oktober 2019 di Toyo University, Tokyo.

 

Tahun 2018, Darma terpilih sebagai dosen berprestasi Unud bidang Sosial Humaniora; masuk 8 besar dosen berprestasi nasional. Bukunya Heterogenitas Sastra di Bali mendapat anugerah buku kritik sastra terbaik 2021 dari Mendikbud Ristek. Buku ini diterbitkan kembali oleh Penerbit BRIN.

Tahun 2011, Darma merintis Jurnal Kajian Bali (terakreditasi Sinta 2). Tahun 2014-2017, Darma menjadi Korprodi S2 Kajian Pariwisata dan menerbitkan jurnal JUMPA (Sinta-3). Tahun 2021, Darma merintis penerbitan Stilistika: Journal of Indonesian Language and Literature  untuk Prodi Sastra Indonesia.

 

Tahun 2022, Darma terpilih bersama 29 ilmuwan internasional sebagai mentor peneliti muda Indonesia dalam program Science Leadership Collaborative - The Conversation Indonesia.

 

Darma aktif menulis buku sastra, pariwisata, budaya, dan sering menjadi pembicara seminar lokal, nasional, dan internasional. 

 

Sejak Maret 2022, Prof. Darma Putra menjabat Prodi Doktor Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (*)